Strategi Efektif Pengendalian Emisi Melalui Kolaborasi Kementerian Perindustrian dan PT Bumiyasa Indonesia Energi
- Jun 29
- 2 min read
Updated: Jun 30

Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung program penurunan emisi karbon nasional, Kementerian Perindustrian secara resmi menjalin sinergi strategis dengan PT Bumiyasa Indonesia Energi. Kerja sama ini ditandai dengan pelaksanaan diskusi teknis serta penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait layanan jasa Validasi dan Verifikasi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Kegiatan ini berlangsung secara khidmat pada hari Kamis, 25 Juni 2026, dimulai pukul 10:00 WIB. Pertemuan diadakan langsung di Gedung BBSPJIKKP. Agenda ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak dalam menyatukan visi, menyusun instrumen standardisasi, dan merumuskan langkah taktis operasional guna memastikan implementasi pemenuhan regulasi lingkungan di sektor industri berjalan secara akurat dan akuntabel.
Sinergi Lintas Sektor dan Kehadiran Pimpinan
Keberadaan agenda ini mencerminkan urgensi yang tinggi, terbukti dengan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi dari masing-masing instansi. Komitmen dari sisi regulator dikuatkan oleh kehadiran Ibu Emmy Suryandari, S.T., M.T.M., selaku Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), yang memberikan arahan strategis mengenai integrasi kebijakan standardisasi hijau di lingkungan industri nasional. Selain itu, Bapak Dr. Cahyadi, S.Si.T., M.A.B. selaku Kepala BBSPJIKKP bertindak langsung sebagai tuan rumah sekaligus representasi teknis pelaksanaan layanan.
Dari pihak mitra, delegasi dipimpin langsung oleh Bapak Adhy Santoso selaku Direktur Utama, didampingi oleh Bapak Irawan Hari Putranto selaku Direktur Operasional PT Bumiyasa Indonesia Energi. Kehadiran jajaran direksi ini menegaskan keseriusan pelaku usaha dalam mengadopsi mekanisme validasi dan verifikasi emisi yang komprehensif, guna mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) Indonesia.
Fokus Diskusi Teknis dan Keberlanjutan
Selain prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman, agenda utama yang menjadi motor penggerak pertemuan ini adalah diskusi teknis. Diskusi ini membahas secara detail mengenai kesiapan infrastruktur pengujian, metodologi penghitungan emisi yang diakui secara internasional, serta mekanisme koordinasi dalam penyelenggaraan jasa validasi dan verifikasi GRK. Melalui kolaborasi ini, BBSPJIKKP diharapkan dapat mengoptimalkan kapasitasnya sebagai lembaga verifikasi yang independen dan tepercaya demi kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.


Comments